Yang Kuat Membantu yang Lemah
Pernah mendengar peribahas seperti ini tidak “Siapa yang
kuat dialah yang menang” atau “yang lemah menjadi mangsa yang kuat”. Ini adalah
kenyataan tentang hukum alam yang ada dalam sistem ekosistem yang mewujudkan
adanya rantai makanan. Siapa yang lemah maka dia akan menjadi mangsa yang kuat,
dan yang kuat tersebut akan menjadi mangsa yang lebih kuat darinya sampai
terdapat puncak pemangsa yang menduduki segalanya.
Konsep diatas memang konsep yang nyata di alam. Konsep ini
juga berlaku pada kehidupan manusia pada zaman dahulu. Dimana seorang yang
berkuasa (mempunyai kekayaan, kehormatan, kedudukan yang tinggi di masyarakat) dengan
semena-mena merendahkan kalangan yang ada dibawahnya. Konsep ini membuat jurang
pemisah yang lebar antara golongan yang berkuasa dan golongan rendah. Golongan
yang berkuasa hidup senang dan mewah dalam kekuasaan dan penindasan terhadap
golongan bawah, sedangkan golongan bawah hidup penuh kerja keras dan
kesengsaraan dalam kuasa golongan atas.
Mengapa terjadi bentuk seperti ini dalam kehidupan ? hal itu
mudah saja dimengerti, di dalam hati setiap manusia pasti terdapat jiwa ingin
menjadi yang terbaik, ingin mengungguli, serta sifat meremehkan terhadap diri
orang lain. Sifat inilah yang membentuk diri manusia agar dirinya selalu terbaik
dan terdepan serta mungkin acuh terhadap kehidupan orang lain disekitarnya yang
mugkin membutuhkan pertolongan dari dirinya dalam mengatasi persoalan hidup.
Sifat inilah yang mendorong manusia untuk selalu terus meningkatkan
kekuataannya (kekayaan, wibawa, pengaryuh,kekuasaan) dalam kehidupan dan
mengabaikan masyarakat sosial di sekitarnya.
Kita hidup di dunia ini intinya adalah untuk beramal dan
melakukan sesuatu yang berguna bagi dunia ini dan orang lain, bukan untuk
memonopoli kehidupan dan membuat kehidupan ini ‘surga’ bagi diri sendiri. Manusia
diciptakan untuk saling tolong menolong, membuat kehidupan ini menjadi indah,
tak usahlah terlalu mementingkan ras, golongan, suku karena kita diciptakan di
dunia ini untuk bersama, bersama dan membantu satu sama lain, bersama dalam
menjaga bumi yang diamanahkan pada kita
Marilah bersama-sama sejenak kita menghilangkan jiwa
keegoisan kita untuk sesekali menengok kepada saudara kita yang sedang kurang
beruntung kehidupannya. Marilah kita memelihara alam ini yang telah diamanahkan
kepada kita sebagai pemimpin dunia, marilah kita berusaha keras untuk hidup
dengan prinsip selalu memberi bantuan kepada sesama dan sedikit berharap
pertolongan pada orang lain dan karena kehidupan pribadi kita adalah tanggung
jawab kita sendiri yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada kita. Sekian.
By : Jackal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar