Senin, 08 Oktober 2012


Yang Kuat Membantu yang Lemah

Pernah mendengar peribahas seperti ini tidak “Siapa yang kuat dialah yang menang” atau “yang lemah menjadi mangsa yang kuat”. Ini adalah kenyataan tentang hukum alam yang ada dalam sistem ekosistem yang mewujudkan adanya rantai makanan. Siapa yang lemah maka dia akan menjadi mangsa yang kuat, dan yang kuat tersebut akan menjadi mangsa yang lebih kuat darinya sampai terdapat puncak pemangsa yang menduduki segalanya.
Konsep diatas memang konsep yang nyata di alam. Konsep ini juga berlaku pada kehidupan manusia pada zaman dahulu. Dimana seorang yang berkuasa (mempunyai kekayaan, kehormatan, kedudukan yang tinggi di masyarakat) dengan semena-mena merendahkan kalangan yang ada dibawahnya. Konsep ini membuat jurang pemisah yang lebar antara golongan yang berkuasa dan golongan rendah. Golongan yang berkuasa hidup senang dan mewah dalam kekuasaan dan penindasan terhadap golongan bawah, sedangkan golongan bawah hidup penuh kerja keras dan kesengsaraan dalam kuasa golongan atas.
Mengapa terjadi bentuk seperti ini dalam kehidupan ? hal itu mudah saja dimengerti, di dalam hati setiap manusia pasti terdapat jiwa ingin menjadi yang terbaik, ingin mengungguli, serta sifat meremehkan terhadap diri orang lain. Sifat inilah yang membentuk diri manusia agar dirinya selalu terbaik dan terdepan serta mungkin acuh terhadap kehidupan orang lain disekitarnya yang mugkin membutuhkan pertolongan dari dirinya dalam mengatasi persoalan hidup. Sifat inilah yang mendorong manusia untuk selalu terus meningkatkan kekuataannya (kekayaan, wibawa, pengaryuh,kekuasaan) dalam kehidupan dan mengabaikan masyarakat sosial di sekitarnya.
Kita hidup di dunia ini intinya adalah untuk beramal dan melakukan sesuatu yang berguna bagi dunia ini dan orang lain, bukan untuk memonopoli kehidupan dan membuat kehidupan ini ‘surga’ bagi diri sendiri. Manusia diciptakan untuk saling tolong menolong, membuat kehidupan ini menjadi indah, tak usahlah terlalu mementingkan ras, golongan, suku karena kita diciptakan di dunia ini untuk bersama, bersama dan membantu satu sama lain, bersama dalam menjaga bumi yang diamanahkan pada kita
Marilah bersama-sama sejenak kita menghilangkan jiwa keegoisan kita untuk sesekali menengok kepada saudara kita yang sedang kurang beruntung kehidupannya. Marilah kita memelihara alam ini yang telah diamanahkan kepada kita sebagai pemimpin dunia, marilah kita berusaha keras untuk hidup dengan prinsip selalu memberi bantuan kepada sesama dan sedikit berharap pertolongan pada orang lain dan karena kehidupan pribadi kita adalah tanggung jawab kita sendiri yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada kita. Sekian.


By : Jackal